Selasa, 31 Mei 2016

MENGGALI, MENULIS DAN MENGEMBANGKAN




Menggali (investigate, explore), Menulis (Write) dan Mengembangkan (develop) merupakan tiga kata kunci dalam mengelola dan memberdayakan potensi warisan (heritage). Menggali ini merupakan proses dari tidak tahu menjadi tahu bahwa ada dan memiliki suatu potensi yang menjadi warisan bagi perjalanan hidup manusia.
Sedang menulis adalah merekam dan mendata keberadaan yang menjadi potensi warisan tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak hilang serta bisa ditemukan kembali data dan informasinya untuk bisa dipergunakan sewaktu-waktu.
Sedangkan pengembangan dilakukan menjadi potensi warisan menjadi aset warisan yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan ini berkaitan dengan pemanfaatan, pelestarian, serta penambahan apa yang kita miliki bersama.
Ketiga kata kunci tersebut di atas merupakan kata kerja yang aktif. Segala sesuatu tidak akan diperoleh bila diam, bisa dapat sich namun kecil sekali, perlu adanya aktifitas yang membangkitkan penggunaan tiga konsep tersebut dalam kehidupan.
Warisan yang given (diberikan), tidak akan bermanfaat tatkala mereka tidak peduli terhadap yang tela diberikan. Bahkan aka terkejut serta merasakan ruginya, bila orang lain mengelola dan memanfaat warisan yang telah diberikan.
Jember, 1 Juni 2016.

MEMAKNAI WARISAN






Warisan pada umumnya diartikan sebagai barang atau benda atau sesuatu yang dimiliki orang yang sudah mati yang kemudian beralih hak kepada anak keturunannya. Ini merupakan makna sempit dari warisan yang selama ini sudah diterima oleh khalayak umumnya.
Marilah coba kita renungkan dan pikirkan tentang keberadaan diri kita. Sebelum adanya kita, sekeliling kita merupakan alam lingkungan yang menjadi wadah bagi kehidupan kita serta menyediakan berbagai kebutuhan hidup kita.
Alam semesta merupakan suatu yang “given” alias diberikan kepada manusia untuk ditempati dan dikelola segala isinya bagi kehidupan. Sejak adanya manusia pertama sampai kemudian turun temurun telah diberikan warisan (given heritage) merupa alam lingkungan warisan awal yang diberikan kepada manusia.
Alam semesta sebagai warisan awal yang diberikan kepada manusia merupakan tempat hidup bagi manusia yang sekaligus sebagai sumber bagi berbagai kebutuhan manusia. Alam semesta, dalam kerangka filosofis  merupakan dunia hidup (lebenswelt) dimana makna kehidupa dijalani.
Selanjutnya dalam diri manusia dan hubungannya dengan lainnya dan hubungan lainnya mengandung warisan kedua. Yang dimaksud warisan kedua adalah Potensi Diri yang dimiliki manusia dalam hidup di ala mini serta potensi manusia dalam mengelola alam semesta ini kehidupannya.
Jember, 31 Mei 2016

Senin, 30 Mei 2016

OBROLAN TENTANG WARISAN

 
"Jieh iye ... ngomong warisan to saiki," ledek seorang sohib .... "warisan sopo sing kate dibagi kang?. 

Diriku senyum aje mendengar ledekan sohib iku. Lalu aku tanya pada sohib. " pean kan pengikute kanjeng Nabi Muhammad yo to kang?"

"Njih Kang." jawab sohibku dengan mantap bahkan dengan mengatakan. "Kulo niki penganut Islam ajaran Kanjeng Nabi sing fanatik lo kang".

"La lek mekaten, kulo bade tanglet dateng panjenengan," pungkasku berbalik tanya kepada sohibku. "Monggo kang, panjenengan bade tangel nopo to?," tukas sohibku.

"o a lah niku to sing panjenengan tanglet ake," ujar sohibku. "Kulo jawab kang ,,,,njenengan mirengaken nggih .... Kanjeng Nabi Muhammad niku warisaken dateng seluruh umat Islam mung kale perkoro, njih meniko: Qur'an lan Hadits".

Sakdurunge sohib nglanjutno jawabane, " la niku sing kulo maksud kang" tukas dengan sedikit mengejutkan sohibku.

Niku warisan sing kudu di gali terus, lan dibagi-bagikno kepada anak turune awak dewe sing ngaku pengikute Kanjeng Nabi Muhammad"

Jember, 30 Mei 2016

HERITAGE (WARISAN)






Setiap orang memiliki heritage-nya masing-masing. Heritage bisa diartikan sebagai warisan atau pusaka.

Heritage yang dimiliki manusia berlaku sejak dari lahir secara turun menurun sebagai keturunan anak Adam dan Hawa. Warisan yang dimiliki manusia berupa lingkungan alam tempat hidup dan yang ada dalam dirinya.

Sehingga secara umum, ada dua warisan pokok yang dimiliki oleh manusia. Pertama, alam semesta yang menjadi tempat hidup manusia secara turun temurun yang dikenal kemudian sebagai natural heritage. Kedua, diri manusia serta interaksi dengan manusia lainnya dan alam sekitar membentuk apa yang dikenal sebagai warisan budaya (cultural heritage).

Warisan ini menjadi modal dasar dari manusia menjalani kehidupan di alam dunia ini. Kedua warisan tersebut senantiasa melekat dalam kehidupan manusia.

Bersyukurlah kita memilikinya sebagai Karunia dari Sang Pencipta.
Jember, 29 Mei 2016

Minggu, 15 Mei 2016

UNIQUE (UNIK)



Y. Setiyo Hadi (Mas Yopi)

Unique (dalam bahasa Inggris) digunakan untuk kata Unik yang memiliki pengertian khas atau khusus. Setiap sesuatu mempunyai nilai unik dibandingkan dengan lainnya walaupun jenisnya sama, atau setiap sesuatu yang bisa disebut atau definisikan berbeda dengan yang lain.

Perkataan unik bisa diberi makna sebagai tersendiri bentuk atau jenisnya. Orang ada yang mengatakan unik sebagai lain daripada lainnya atau tidak ada persamaannya, sehingga menjadi sesuatu yang spesial / khusus dan jarang ditemui.
Setiap unsur yang ada mempunyai keunikan (hal-hal yang berbeda dengan lainnya) tersendiri. Keunikan atau nilai unik sesuatu menunjukkan tiga unsur utama, yaitu:
1. Ilmu
Semua ada teori, kaidah, aturan atau pakemnya yang membedakan dengan yang lainnya, sehingga memunculkan kategori
2. Seni
Kawasan personal / pribadi yang tidak dapat diintervensi siapapun, menjadi bentuk perwakilan diri dalam komunitas tertentu, tidak ada label baik ataupun buruk, namun hanyalah diterima ataupun tidak diterima masyarakat.
3. Keterampilan
Kemampuan tidak hadir sekejap, membutuhkan latihan yang berulang-ulang dan ketekunan agar kemampuan yang dimiliki terasah.

Nilai unik sesuatu dilihat karena sesuatu tersebut memiliki ciri khas yang berbeda dengan lainnya. Ciri dari unik adalah tidak dimiliki yang lainnya.

Jember, 14 Mei 2016