Selasa, 31 Mei 2016

MEMAKNAI WARISAN






Warisan pada umumnya diartikan sebagai barang atau benda atau sesuatu yang dimiliki orang yang sudah mati yang kemudian beralih hak kepada anak keturunannya. Ini merupakan makna sempit dari warisan yang selama ini sudah diterima oleh khalayak umumnya.
Marilah coba kita renungkan dan pikirkan tentang keberadaan diri kita. Sebelum adanya kita, sekeliling kita merupakan alam lingkungan yang menjadi wadah bagi kehidupan kita serta menyediakan berbagai kebutuhan hidup kita.
Alam semesta merupakan suatu yang “given” alias diberikan kepada manusia untuk ditempati dan dikelola segala isinya bagi kehidupan. Sejak adanya manusia pertama sampai kemudian turun temurun telah diberikan warisan (given heritage) merupa alam lingkungan warisan awal yang diberikan kepada manusia.
Alam semesta sebagai warisan awal yang diberikan kepada manusia merupakan tempat hidup bagi manusia yang sekaligus sebagai sumber bagi berbagai kebutuhan manusia. Alam semesta, dalam kerangka filosofis  merupakan dunia hidup (lebenswelt) dimana makna kehidupa dijalani.
Selanjutnya dalam diri manusia dan hubungannya dengan lainnya dan hubungan lainnya mengandung warisan kedua. Yang dimaksud warisan kedua adalah Potensi Diri yang dimiliki manusia dalam hidup di ala mini serta potensi manusia dalam mengelola alam semesta ini kehidupannya.
Jember, 31 Mei 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar